Archive for Januari 17, 2009

Inilah Penyiksaan yang Dialami Orang-Orang Shalih Terdahulu

Insya Allah tulisan ini akan dilengkapi dengan teks Arabnya (ditunggu ya…)

Continue Reading Januari 17, 2009 at 6:52 am Tinggalkan komentar

Kucium Harum Aroma Anak…

(Kisah Pengorbanan Salaf dalam Menuntut Ilmu)

تزوج “عبد الله بن القاسم العتكي” ـ رحمه الله ـ بابنة عمـه. فحملت منـه و أراد السفر إلى المدينة المنورة لطلب العلم على يد الإمام “مـلك بـن أنـس”. و كـان ينوي البقاء عند “مالك” مدة طويلة ليطلب العلـم علـى يديـه. فأخبر زوجته برغبته تلك !! و لئلا يظلمها خيرها بين أنْ يطلقها و يفارقـها لتـتزوج من تشـاء!! و بين أنْ تنتظر عودته بعد سنـين, و الله أعلم كم ستكون. فاختـارت البقاء زوجة له, فترك لديها ما تيسر من المال, ثم رحل و زوجتـه إلى المدينة. و بقي عند الإمام “مالك” سبع عشرة سـنة متواصلـة, لا يعـرف عنْ زوجته و ولده شـيئاً.

قال ابن القاسم: و أنخت بباب مالك سـبع عشرة سـنة, مـا بعت فيهـا و لا اشتريت شيئا, فبينا أنا عنده ذات يوم إذا أقبل حجاج مصر. فإذا شاب متلثـم قد دخل علينا و نحن في المسجد, فسلّم على “مالك” و قال: أفيكم ابن القاسم؟ فأشاروا إليّ, فأجذ يقبل ما بين عيني. ووجدت منه رائحـة طيبـة. فإذا هي رائحة الولد. و إذا هو ابني الذي تركت أمـه حاملاً به. قد شبّ و كبر و صار رجلا.

Lihat:
كيـف تتحمس لطلب العلم الشرعي, ص: 190

Abdullah bin Al-Qasim Al-‘Atki menikah dengan putri pamannya. Di saat istrinya hamil, ia ingin pergi ke Madinah untuk belajar kepada Imam Malik bin Anas. Dia berniat tinggal bersama Imam Malik dalam waktu yang lama agar bisa belajar darinya. Ia memberitahukan hal tersebut kepada istrinya.

Agar tidak mendzaliminya, ia menyuruh istrinya memilih antara dicerai agar bisa menikah dengan laki-laki lain yang dia inginkan, atau dia menunggu kepulangan nya dalam waktu yang hanya الله yang mengetahuinya. Istrinya memilih untuk tetap menjadi istrinya.

Ia meninggalkan harta sekadarnya untuk istrinya kemudian pergi menuju Madinah meninggalkan istrinya yang sedang hamil. Beliau tinggal bersama Imam Malik selama tujuh belas tahun dan tidak lagi mengetahui berita tentang istri dan anaknya.

Ibnul Qasim berkata, “Saya tinggal bersama Imam Malik selama tujuh belas tahun. Saya tidak pernah menjual dan membeli sesuatu. Suatu hari, rombongan haji datang dari Mesir. Di antara mereka ada seorang pemuda yang bersorban dan masuk menemui kami di masjid. Dia mengucapkan salam kepada Imam Malik dan berkata, ‘Apakah di antara Anda ada Abdullah bin Qasim?’ Orang-orang menunjuk ke arah saya. Dia segera mencium antara dua mata saya dan saya mendapatkan aroma yang sangat harum, yaitu aroma seorang anak. Dialah putra saya yang dulu saya tinggalkan dalam kandungan ibunya. Ia telah dewasa dan sudah menjadi seorang pemuda.”

[dinukil dari kitab Kaifa Tatahammas li Tholabul ‘Ilmi Asy-Syar’i, karya Abul Qa’qaa’ Muhammad bin Shalih bin Ishaq, penerbit Fahrasah Maktabah Al-Malik Fahd Al-Wathaniyyah Ats-na`a li An-Nasyr, tahun 1420 (cetakan III), hal. 190]

Januari 17, 2009 at 2:27 am Tinggalkan komentar

CURAHAN HATI YANG TAK ‘KAN BERKHIANAT

نـعـم الـمـحـدث و الـرفـيـق كـتـابُ

تـلـهـو بـه إنْ خـانـك الأصـحـابُ

لاَ مفـسـيـاً للـسـر إنْ أودعـتـه ُ

و تـنـال مـنـه حـكـمـة و صـوابُ

Sebaik-baik teman bicara dan kawan adalah buku

Ia akan menghiburmu ketika Engkau dikhianati kawanmu

Tidak membuka rahasiamu bila kau titipkan padanya

Engkau mendapatkan hikmah dan kebenaran yang nyata

(lihat kitab تقييد العل ; karya أحمد بن علي بن ثابت الخطيب البغدادي أبو بكر ; penerbit دار إحياء السنة النبوية, cetakan. III tahun 1974 M, hal. 120)

Januari 17, 2009 at 2:06 am Tinggalkan komentar

SUDAHKAH KITA MENGENAL SHAHABAT NABI?

Siapakah yang disebut Shahabat Nabi itu?
As-Shahabah merupakan bentuk jamak dari kata shahabi. Adapun kata shahabi itu sendiri secara bahasa diambil dari kata ash-shuhbah yang digunakan pada setiap orang yang bersahabat dengan selainnya, baik sedikit maupun banyak.

Imam Bukhari (dalam kitab Al-Jami’us Shahih kitab Fadhailus Shahabah Bab Keutamaan Shahabat Nabi) memberikan definisi shahabat Nabi sebagai berikut, “Siapa saja dari kaum muslimin yang pernah menyertai Nabi atau melihat beliau, maka ia termasuk shahabat nabi.

Cara Mengetahui Shahabat Nabi
1. Secara mutawatir, diketahui bahwa seseorang merupakan salah satu shahabat Nabi.
2. Dengan ketenaran, meskipun tidak sampai derajat mutawatir.
3. Riwayat dari seorang shahabat bahwa dia adalah shahabat.
4. Pengkabaran diri sendiri. Artinya, seseorang mengabarkan bahwa dirinya adalah salah seorang shahabat Nabi.

Shahabat Pertama Kali Masuk Islam

• Ada tiga pendapat:
1. Abu Bakr As-Shiddiq
2. ‘Ali bin Abi Thalib
3. Zaid bin Haritsah
4. Khadijah => Ibnu Hajar mengatakan bahwa Khadijah adalah orang pertama yang membenarkan keputusan nabi secara mutlak.

Sepuluh Shahabat yang Dijamin Masuk Surga
1. Abu Bakr As-Shiddiq
2. ‘Umar ibnu Al-Khaththab
3. ‘Utsman bin Affan
4. ‘Ali bin Abi Thalib
5. Abu Ubaidah Amir bin Abdullah bin Al-Jarrah
6. ‘Abdurrahman bin ‘Auf Al-Qurasyi Az-Zuhri
7. Thalhah bin Ubaidillah bin Utsman Al-Qurasyi At-Taimi
8. Az-Zubair bin Al-Awwam bin Khuwailid Al-Qurasyi Al-Asadi
9. Sa’id bin Zaid bin ‘Amru bin Nufail Al-Qurasyi Al-‘Adawi
10. Sa’ad bin Malik bin Abi Waqqash Al-Qurasyi Az-Zuhri

‘Shahabat yang Paling Banyak Meriwayatkan Hadits
1. Abu Hurairah
2. ‘Abdullah bin ‘Umar bin Al-Khatthab
3. Anas bin Malik
4. Aisyah Ummul Mukminin
5. Abdullah bin Abbas
6. Jabir bin Abdillah Al-Anshari
7. Abu Sa’id Al-Khudri (Sa’ad bin Malik bin Sinan Al-Anshari)

Shahabat yang Paling Akhir Meninggal Dunia
• Abu Thufail ‘Amir bin Watsilah Al-Laitsi. Beliau meninggal pada tahun 11 Hijriyah di kota Makkah.

Kitab-Kitab yang Memuat Biografi Shahabat Nabi
1. Al-Isti’ab fi Ma’rifati Al-Ashhab, karya Abu Umar bin Yusuf bin Abdillah, yang lebih terkenal dengan panggilan Ibnu Abdil Barr Al-Qurthubi. Di dalam kitab ini, dimuat 4.225 biografi shahabat pria maupun wanita.
2. Usudul Ghabah fi Ma’rifat Ash-Shahabah, karya ‘Izzuddin Abu Al-hasan ‘Ali bin Muhammad bin Al-Atsir Al-Jazari. Kitab ini memuat 7.554 biografi shahabat.
3. Tajrid Asma’ Ash-Shahabah, karya Al-Hafizh Syamsuddin Abi Abdillah Muhammad bin Ahmad Adz-Dzahabi.
4. Al-Ishabah fi Tamyizi Ash-Shahabah, karya Syaikhul Islam Al-Imam Al-Hafizh Syihabuddin Ahmad bin Ali Al-Kinani, yang lebih terkenal dengan sebutan Ibnu Hajar Al-Asqalani. Jumlah biografi yang terdapat dalam kitab ini adalah 122.798. Akan tetapi, jumlah tersebut termasuk pengulangan karena ada perbedaan nama shahabat atau ketenarannya dengan kunyahnya atau gelarnya, dan terdapat pula yang disebut shahabat, padahal setelah diteliti ternyata bukan.

—————BERSAMBUNG————-

Naskah ini masih akan disunting lebih lanjut. Daftar pustaka belum penulis sebutkan karena masih dalam penyusunan umum. Apabila pembaca blog akan memberi informasi tambahan tentang shahabat NAbi, harap dikirimkan ke ginanjar_i_b@yahoo.co.id

Januari 17, 2009 at 1:53 am Tinggalkan komentar


Kalender

Januari 2009
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Laman

Kategori